Matinya wadehel
William Shakespeare demikian dipuja sebagai sastrawan. Dan cerita yang mematikan tokohnya seperti Romeo dan Juliet menjadikannya legenda sepanjang masa. Di dunia film Indonesia ada sebuah film yang cukup baru EKSKUL, yang bercerita tentang ketidak lancaran komunikasi antara orag tua dan anak, dan sama akhir ceritanya: MATI.
Di dunia blog, ternyata ada juga yang seperti itu. Sebelumnya saya tidak begitu tertarik, namun fans nya sangat luar biasa. Blognya digemari banyak orang dan selalu muncul sebagai Top atau Hit. Andaikata saya seorang mahasiswa Fakultas Sastra yang mau bikin Skripsi pasti saya akan melakukan riset untuk ini.
Apa yang menarik dari seorang Teguh? Saya kutipkan:
Tentang Blognya Wadehel
Blog ini adalah semacam “sarang” pribadi. Tempat nyusuh yang bisa diisi dengan apapun yang saya mau. Mulai dari curhat, ide-ide, mantra-mantra, cerita ga penting, sampai cerita mesum. Pokoknya apapun bisa saja nongol disini. Tidak akan konsisten pada satu topik.
Bila anda belum cukup umur, baik secara fisik maupun mental, sebaiknya segera ber-istighfar dan menyelamatkan diri… hehe, tapi tidak serusak itu sih, nekat baca aja juga tak apa. Mungkin malah membantu anda jadi cepat dewasa… kalau bukan gila
Tapi siap-siap saja bila nanti ada konten yang terasa melanggar etika ketimuran (apalagi timur tengah). Anda sudah diperingatkan.
Satu lagi, hampir semua tulisan disini akan serba subyektif, kalaupun terasa obyektif, itu pasti karena tidak disengaja. Jadi kalau anda mencari tulisan yang obyektif disini, anda sudah mencarinya di tempat yang sangat salah, meski bukan tidak mungkin anda akan menemukannya juga.
Sebelum memutuskan untuk membaca isi blog ini, pastikan anda sudah membaca halaman peringatan! yang perlu dibaca demi keselamatan bersama, terutama saya.
Tentang Wadehelnya
Berikut sedikit info tentang penulis, sengaja saya pajang agar tidak ada yang mati gentayangan gara-gara penasaran akan identitas saya (ini serius, bukan geer) *bletakkk!*
- Nickname: Wadehel
- Nama panggilan: Guh atau Hel
- Alat kelamin: Penis
- Umur: Belum 30, panggil aja Hel, masih sepantaran anda kok.
Sesaat Sebelum Kematiannya! TAKUT MENULIS BLOG?
Ini adalah posting terakhir sebelu kematiannya:
Anda ingin menulis blog, tapi merasa takut? Ragu? Gelisah? Khawatir?
Silahkan baca ini…
Apa sih yang anda takuti ketika akan menulis blog?
- Takut diejek
- Takut dihujat
- Takut dikritik
- Takut dilecehkan
- Takut ditertawakan
- Takut apa lagi?
Lha memangnya kenapa kalau anda ditimpa hal-hal tersebut? Apakah itu akan membuat anda impoten, pingsan, kena serangan jantung, keringat dingin, stroke, mati? Kalau iya, ya sudah, jangan pernah berani-berani nyoba ngeblog.
Tapi kalau tidak, silahkan lanjut… Beranilah ngeblog. Menulislah. Apa saja.
Kalau beneran ngalamin seperti yang ditakutkan gimana?
Ya namanya juga ngeblog. Meski anda tutup komentar, orang tetap bisa komentar di tempat lain. Sadar dong, berani beropini berarti berani dikomentari.
Anda lihat saja siapa yang mengkritik. Kalau dia komentar di kolom komentar, klik saja namanya, lalu baca tulisan-tulisan dia. Siapa tahu dia memang kelewat hebat, anda harus berterimakasih karena sudah menemukan satu lagi RSS yang wajib sedot. Anda bisa berguru padanya, belajar darinya. Tak semua murid bisa beruntung mendapat teguran personal dari sang Guru, lho. Jangan lupa bersyukur pada Tuhan yang anda percayai.
Berikutnya adalah PERNYATAAN KEMATIAN, saya kutipkan juga:
Para Pembaca Yang Saya Hormati,
Ini sekedar pemberitahuan, bahwa saya, Teguh, orang yang ada di balik blog Wadehel, sudah memutuskan untuk mematikan Wadehel.
Setelah posting ini tak akan ada lagi tulisan baru maupun balasan komentar dari saya. Di Yahoo Messenger dan GTalk juga saya tidak akan pernah login lagi.
Alasannya? (silahkan pilih sendiri yang anda mau)
- Sudah bosan dengan ke”seleb”an ini. Silahkan siapapun yang pernah menuduh saya ADHD untuk tertawa sepuasnya. *lirik Bu Ev*
- Sudah muak dengan segala masalah dungu yang timbul karena blog saya ini. Sudah cukup banyak masalah dan saya tidak menambah lagi, apalagi dengan yang tidak penting.
- Untuk belajar melepas keterikatan. Blog ini adalah sesuatu yang sangat amat penting bagi saya. Bukan hanya blognya, tapi juga orang-orang yang saya kenal melalui blog ini, dari kalian saya belajar banyak hal. Kalau saya bisa melepas semua ini, harusnya akan lebih mudah untuk berpisah dengan apapun lainnya yang saya anggap penting ataupun sangat penting.
- Saya pikir yang ini tak perlu diceritakan disini
- (mungkin) Ingin ngeblog lagi sebagai orang biasa, dimana yang baca hanya orang-orang yang tertarik ingin membaca, atau terseret berbagai “kebetulan” untuk membaca. Bukan cuma karena numpang “pertamak” atau sedekah komen.
- Hasrat saya untuk menulis sebagai wadehel sudah mati. Sudah mampus.
Terimakasih banyak saya haturkan pada anda semua. Kalau ada yang tidak terima, tak perlu maki-maki, tak ada gunanya memaki yang sudah mati. Kalau ada “utang” yang belum terbayar, silahkan hubungi via kontak form di halaman “tentang wadehel”. Untuk Bangaip dan temen2nya, saya sangat berharap anda menemukan orang yang lebih kompeten, pun seandainya belum, saya tetap selalu available, tentunya bukan sebagai wadehel
Terimakasih.
So, all bloggers! Setelah sekilas saya baca tentangnya yang sangat multi mistery (bagi saya) ada satu kata kunci pada awal blog ini dibuat yaitu:
“Blog ini adalah semacam “sarang” pribadi. Tempat nyusuh yang bisa diisi dengan apapun yang saya mau. Mulai dari curhat, ide-ide, mantra-mantra, cerita ga penting, sampai cerita mesum. Pokoknya apapun bisa saja nongol disini. Tidak akan konsisten pada satu topik.”
……….and KITA TUNGGU saja!
Loading...